Pencarian Korban WNA asal Jepang

Kosei Yamada yang berprofesi sebagai dosen dan peneliti di Jepang tiba di Sumatera Utara pada Selasa (5/3) lalu, dan langsung melakukan pendakian tanpa Pemandu ke Gunung Sibayak pada Rabu (6/3) dan terdaftar masuk melalui pintu masuk Jarang Uda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Sore harinya Yamada dinyatakan hilang karena tidak kunjung kembali ke hotel tempatnya menginap.


Setelah dinyatakan hilang selama lima hari di sekitar lereng Gunung Sibayak, Tanah Karo, turis asal Jepang, Kosei Yamada (40 Thn) akhirnya berhasil diketahui keberadaannya pada Sabtu (9/3) sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Dengan dibantu oleh Tim SAR Gabungan, BASARNAS Medan, SAR Brimobdasu dan gabungan beberapa mahasiswa pecinta alam, Yamada akhirnya bisa dievakuasi hingga turun dari Gunung Sibayak pada Minggu (10/3) sekitar pukul 18.00 .

Drs.Dianta Bangun.M.Kes, Selaku Kepala Kantor SAR Medan mengatakan pihaknya sudah melakukan pencarian sejak Kamis sore lalu, dan baru diketahui keberadaannya pada Sabtu Sore pkl 15.00. sehingga Proses Evakuasi pun harus dilakukan hari Minggu pagi mengingat waktu sudah sore dan cuaca serta medan yang cukup ekstrim. "Yamada sudah kita temukan dalam kondisi selamat” berjarak tiga kilometer dari Puncak Gunung Sibayak yaitu di pedalaman lereng tepatnya di lembah Sungai Mati Gn. Sibayak, dan pencarian ini dibantu oleh Tim SAR Gabungan yaitu BASARNAS MEDAN, SAR Brimobdasu serta gabungan potensi SAR dari berbagai Mapala yang terlibat.

Dikatakannya lebih lanjut ada sekitar dua tim yang berjumlah hampir 40 personil yang terjun langsung ke lokasi Musibah untuk melakukan pencarian, namun setelah Yamada ditemukan, Dan Tim SAR Brimobdasu Iptu.Bambang.S. ikut menjadi korban karena jatuh dari ketinggian 10 meter saat melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran lembah." Korban bernama Iptu Bambang Sulistyo, beliau ikut memimpin proses evakuasi ini, dan mengalami luka patah dibagian lengannya, kini keduannya sudah dievakuasi untuk menjalani tahap perawatan dirumah sakit," tambahnya.

Sementara itu Konsul Jepang di Medan yang ditemui di kaki Gunung Sibayak, Yushi Suzuki mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan sudah melakukan penyelamatan kepada Kosei Yamada. Dikatakan lebih lanjut Yamada nantinya akan dipercayakan kepada tim medis di Medan untuk proses penyembuhan dan konseling.(hms)

Link Terkait
PEJABAT